Bayangkan Anda berdiri di tengah kerumunan yang padat, menatap sebuah pemandangan yang konon “wajib dikunjungi”. Suara bising dari wisatawan lain mengalahkan desiran angin, sementara kamera dan ponsel diangkat serentak untuk mengabadikan momen yang sama. Inilah ironi dari titik terpopuler: …



